RPM 2: Sengsara dan Wafat Yesus
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam (RPM) 2
A. Indentitas
Kelas : X
Alokasi Waktu : 120 menit
Tema : Sengsara dan Wafat Yesus
B. Profil Peserta Didik: Peserta didik di kelas X diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis, serta mampu mengaitkan ajaran agama dengan pengalaman hidup sehari-hari. Mereka juga diharapkan memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
C. Analisis Materi:
- Jenis Pengetahuan: Konseptual dan Prosedural
- Relevansi Nyata: Memahami makna pengorbanan dan kasih Allah dalam kehidupan sehari-hari, serta meneladani nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata.
![]() |
| gambar dari pexels.com |
D. Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang Dituju:
- Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia
- Berkebinekaan global
- Bernalar kritis
E. Tujuan Pembelajaran:
- Memahami makna sengsara dan wafat Yesus Kristus sebagai wujud kasih Allah kepada manusia
- Menganalisis penyebab sengsara dan wafat Yesus Kristus
- Meneladani nilai-nilai pengorbanan dan kasih dalam kehidupan sehari-hari
F. Desain Pembelajaran:
1. Pahami (30 menit)
- Aktivitas Pembuka: Menggali pengalaman peserta didik tentang melakukan kebaikan namun dibalas dengan kejahatan. Fasilitator mengajak peserta didik untuk berbagi pengalaman dan perasaan mereka terkait pengalaman tersebut.
- Curah Pendapat: Mengapa Yesus mengalami sengsara dan wafat? Apa makna dari peristiwa tersebut bagi kita?
- Penjelasan: Guru menjelaskan latar belakang dan tujuan pembelajaran, serta memberikan gambaran umum tentang materi yang akan dipelajari.
2. Terapkan (60 menit)
- Studi Kasus: Membaca dan menganalisis kisah sengsara Yesus berdasarkan Injil (misalnya, Matius 26-27, Markus 14-15, Lukas 22-23, Yohanes 18-19).
- Diskusi Kelompok: Membahas makna dari setiap peristiwa dalam kisah sengsara Yesus (misalnya, perjamuan terakhir, penangkapan, pengadilan, penyaliban, kematian).
- Presentasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.
- Guru memberikan peneguhan dan penjelasan tambahan terkait materi yang telah dibahas.
3. Refleksikan (30 menit)
- Refleksi Individu: Menuliskan refleksi pribadi tentang makna sengsara dan wafat Yesus bagi diri sendiri, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Diskusi Kelas: Membahas makna Yesus dimakamkan dan turun ke tempat penantian.
- Aksi Nyata: Membuat komitmen untuk melakukan tindakan nyata sebagai wujud meneladani nilai-nilai pengorbanan dan kasih Yesus (misalnya, membantu sesama yang membutuhkan, memaafkan orang lain, menyebarkan kebaikan).
- Penutup: Guru memberikan pesan motivasi dan mengajak peserta didik untuk terus mengembangkan diri sebagai pengikut Kristus yang sejati.
G. Penilaian:
1. Diagnostik: Pertanyaan lisan tentang pemahaman awal peserta didik tentang sengsara dan wafat Yesus.
2. Formatif:
- Keaktifan dalam diskusi kelompok dan kelas.
- Kualitas presentasi kelompok.
- Kedalaman refleksi individu.
3. Sumatif:
- Tes tertulis tentang materi pembelajaran.
- Penilaian aksi nyata yang telah dilakukan.
H. Sumber & Media Pembelajaran:
- Alkitab
- Buku Teks Pendidikan Agama Katolik
- ideo tentang kisah sengsara Yesus
- Gambar-gambar yang relevan dengan materi pembelajaran
I. Diferensiasi:
1. Diferensiasi Konten:
▪ Bagi peserta didik yang memiliki kemampuan belajar lebih tinggi, diberikan materi tambahan tentang teologi salib dan berbagai interpretasi tentang makna sengsara dan wafat Yesus.
▪ Bagi peserta didik yang membutuhkan bantuan, diberikan penjelasan yang lebih sederhana dan contoh-contoh konkret.
2. Diferensiasi Proses:
- Peserta didik dapat memilih cara untuk menyampaikan hasil refleksi mereka (misalnya, menulis, menggambar, membuat video).
- Peserta didik dapat bekerja secara individu, berpasangan, atau dalam kelompok kecil
3. Diferensiasi Produk:
- Peserta didik dapat memilih jenis aksi nyata yang akan mereka lakukan sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.
- Kriteria penilaian disesuaikan dengan tingkat kesulitan tugas yang dipilih.

Posting Komentar untuk "RPM 2: Sengsara dan Wafat Yesus"