body { font-family: "Poppins", poppins-fallback, poppins-fallback-android, sans-serif; } /* Poppins font metrics: - ascent = 1050 - descent = 350 - line-gap = 100 - UPM: 1000 AvgCharWidth: - Poppins: 538.0103768 - Arial: 884.1438804 - Roboto: 969.0502537 */ @font-face { font-family: poppins-fallback; src: local("Arial"); size-adjust: 60.85099821%; ascent-override: 164.3358416%; descent-override: 57.51754455%; line-gap-override: 16.43358416%; } @font-face { font-family: poppins-fallback-android; src: local("Roboto"); size-adjust: 55.5193474%: ascent-override: 180.1173909%; descent-override: 63.04108683%; line-gap-override: 18.01173909%; }
/* Hanya terbaca screen reader, tidak terlihat di layar */ .sr-only { position: absolute; width: 1px; height: 1px; padding: 0; overflow: hidden; clip: rect(0, 0, 0, 0); white-space: nowrap; border: 0; }

RPM 2 : Gereja yang Mewartakan (Kerygma)

    Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) 2

A. Identitas

Satuan Pendidikan    : SMA Negeri 1 Pahunga Lodu
Mata Pelajaran    : Pendidikan Agama Katolik
Kelas /semester       : XI/Genap
Alokasi Waktu     : 120 menit
Tema         : Gereja yang Mewartakan (Kerygma)

B. Profil Peserta Didik 

Peserta didik kelas XI diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, analisis mendalam, serta mampu mengartikulasikan pendapat secara lisan dan tulisan. Mereka dipersiapkan untuk pendidikan tinggi dan karier masa depan.

C. Analisis Materi

  • Jenis Pengetahuan: Konseptual dan Prosedural (memahami konsep pewartaan dan cara melaksanakannya).
  • Relevansi Nyata: Menyadari peran sebagai pewarta iman dalam kehidupan sehari-hari dan konteks sosial.

Gambar Magda Ehlers dari pexels.com

D. Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang Dituju

  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia
  • Bernalar Kritis
  • Gotong Royong

E. Tujuan Pembelajaran

  • Peserta didik mampu menjelaskan makna Gereja yang mewartakan (kerygma).
  • Peserta didik mampu mengidentifikasi cara-cara mewartakan iman dalam kehidupan sehari-hari.
  • Peserta didik mampu menganalisis tantangan dan peluang dalam mewartakan iman di tengah masyarakat.

F. Desain Pembelajaran

1. Pahami (Understand) - (30 menit) 

  • Mulai dengan pertanyaan pemantik: "Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata 'mewartakan'?" 
  • Jelaskan konsep dasar kerygma atau pewartaan dalam Gereja Katolik. Detail: Pewartaan (kerygma) berarti ikut serta membawa Kabar Gembira bahwa Allah telah menyelamatkan dan menebus manusia dari dosa melalui Yesus Kristus, Putera-Nya, seperti yang dijelaskan dalam file yang diberikan. 
  • Minta peserta didik membaca kisah inspiratif tentang seorang tokoh yang berhasil mewartakan iman (misalnya, Santo Fransiskus Xaverius di Indonesia). 
  • Diskusi kelas: Mengapa tokoh tersebut berhasil? Apa tantangan yang dihadapinya? 

2. Terapkan (Apply) - (60 menit) 

  • Bagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil. 
  • Setiap kelompok menggali ajaran Kitab Suci dan ajaran Gereja tentang pewartaan.
  • Setiap kelompok membuat rencana aksi sederhana tentang bagaimana mereka dapat mewartakan iman di lingkungan sekolah, keluarga, atau masyarakat. 
  • Presentasi kelompok: Setiap kelompok mempresent

3. Refleksikan (Reflect) - (30 menit) 

  • Ajak peserta didik untuk merenungkan pengalaman belajar mereka. 
  • Pertanyaan refleksi: 
  1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini? 
  2. Bagaimana kamu akan menerapkan pembelajaran ini dalam hidupmu? 
  3. Apa tantangan terbesar dalam mewartakan iman, dan bagaimana kamu akan mengatasinya?
  • Peserta didik menuliskan refleksi mereka dalam jurnal pribadi. 
  • Ajak beberapa peserta didik untuk berbagi refleksi mereka secara sukarela. 
  • Berikan peneguhan dan motivasi kepada peserta didik

G. Penilaian

1. Diagnostik:

  • Pertanyaan lisan tentang pemahaman dasar tentang iman Katolik.
  • Kuis singkat tentang tokoh-tokoh penting dalam sejarah Gereja Katolik di Indonesia.

2. Formatif:

  • Keaktifan dalam diskusi kelas.
  • Kualitas rencana aksi yang dibuat oleh kelompok.
  • Kemampuan menyampaikan presentasi dengan jelas dan meyakinkan.
  • Refleksi pribadi yang mendalam.

3. Sumatif:

  • Tes tertulis tentang konsep pewartaan (kerygma) dan ajaran Gereja tentang pewartaan.
  • Penilaian proyek: Implementasi rencana aksi yang telah dibuat dan refleksi akhir tentang pengalaman tersebut.

H. Sumber & Media Pembelajaran

  • Kitab Suci
  • Katekismus Gereja Katolik
  • Dokumen Konsili Vatikan II tentang Evangelisasi
  • Kisah-kisah inspiratif tentang pewartaan iman (misalnya, dari majalah HIDUP atau internet)
  • Slide presentasi
  • Whiteboard dan spidol

I.  Diferensiasi

  • Diferensiasi Konten: Berikan materi bacaan dengan tingkat kesulitan yang berbeda, sesuai dengan kemampuan membaca peserta didik.
  • Diferensiasi Proses: Sediakan pilihan aktivitas yang berbeda, seperti membuat peta konsep, menulis esai, atau membuat video pendek.
  • Diferensiasi Produk: Berikan pilihan bentuk laporan yang berbeda, seperti laporan tertulis, presentasi lisan, atau pameran karya.
  • Detail: Kita mempunyai tanggung jawab besar untuk berani mewartakan iman Katolik. Iman kebenaran bagi dunia yang penuh kegelapan, seperti yang ada di bagian akhir dari file yang diberikan. 
Untuk akses materi Gereja yang Mewartakan (Kerygma) untuk bahan presentasi dalam kelas silakan DOWNLOAD DI SINI

Posting Komentar untuk "RPM 2 : Gereja yang Mewartakan (Kerygma)"