Download Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) Agama Katolik Kelas 10 Semester Ganjil Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap
Pada kesempatan ini akan dibagikan 9 (sembilan) perangkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam (RPM) mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk kelas X Fase E, semester ganjil. Kesembilan RPM disusun secara berurutan mengikuti tiga bab besar pada semester ganjil, yaitu Manusia sebagai Makhluk Pribadi, Manusia sebagai Makhluk Otonom, dan Sumber-Sumber untuk Mengenal Yesus Kristus, dengan masing-masing bab terbagi menjadi tiga sub-topik pembelajaran.
Konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk Kelas X
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) merupakan paradigma pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk tidak sekadar menghafal informasi, melainkan benar-benar memahami, menghayati, dan menerapkan pengetahuan secara utuh dalam kehidupan nyata. Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti, pembelajaran mendalam diwujudkan melalui tiga prinsip yang menjiwai setiap tahapan kegiatan belajar.
- Berkesadaran (Mindful), peserta didik hadir secara utuh dalam proses belajar, dibangun melalui doa, keheningan, dan refleksi personal sebelum dan sesudah kegiatan inti berlangsung.
- Bermakna (Meaningful), materi Kitab Suci, Tradisi, dan ajaran Gereja senantiasa dikaitkan dengan pengalaman hidup nyata peserta didik, termasuk konteks budaya lokal Maluku (pela gandong, sasi, hukum adat) sebagai jembatan pemahaman.
- Menyenangkan (Joyful), kegiatan belajar dirancang variatif dan apresiatif (permainan, gallery walk, presentasi kreatif, proyek digital) sehingga peserta didik terlibat secara sukarela dan antusias.
![]() |
| Foto Thirdman dari pexels.com |
Pada tahap Memahami, peserta didik mengonstruksi pengetahuan esensial, aplikatif, dan nilai/karakter melalui model pembelajaran kooperatif (Jigsaw, Group Investigation, Think-Pair-Share), Inquiry Based Learning, maupun Problem Based Learning. Pada tahap Mengaplikasi, pemahaman tersebut diuji dan diperdalam melalui kasus kontekstual, proyek nyata (Project Based Learning), dan presentasi kelompok. Pada tahap Merefleksi, peserta didik diajak hening, menuliskan jurnal refleksi pribadi, dan merumuskan komitmen atau aksi nyata sebagai wujud penghayatan iman.
Setiap RPM juga memuat identifikasi kesiapan peserta didik, dimensi Profil Lulusan yang relevan, lintas disiplin ilmu, praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran (orang tua, paroki, sesama guru), lingkungan belajar, pemanfaatan digital, serta rangkaian asesmen (diagnostik, formatif, dan sumatif) beserta rencana tindak lanjut berupa remedial dan pengayaan. Struktur yang konsisten ini memudahkan guru untuk mengadaptasi RPM sesuai kondisi kelas masing-masing.
Ringkasan Materi Ajar RPM 1 – RPM 9
Kesembilan RPM berikut disusun berurutan sesuai struktur tiga bab semester ganjil. Ringkasan singkat setiap RPM disajikan di bawah ini sebagai gambaran awal sebelum mengunduh berkas lengkap.
Bab 1 Manusia sebagai Makhluk Pribadi
RPM 1 Aku Pribadi yang Unik (Bab 1.A 3 Pertemuan 9 JP)
Peserta didik diajak menyadari dirinya sebagai pribadi yang unik dan istimewa di hadapan Allah, dipandu oleh kisah inspiratif Tarjono Slamet dan teks Kejadian 1:26-31. Model Cooperative Learning dipadukan dengan Inquiry Based Learning dan Contextual Teaching and Learning digunakan untuk membantu peserta didik mengenali kekuatan dan keterbatasan diri secara jujur, mensyukurinya, dan menyusun rencana pengembangan potensi diri jangka pendek maupun jangka panjang.
RPM 2 Kesetaraan Laki-laki dan Perempuan (Bab 1.B 2 Pertemuan 4 JP)
Topik ini menekankan kesetaraan martabat laki-laki dan perempuan sebagai citra Allah yang sederajat dan saling melengkapi (Kej. 1:26-27; 2:18-23; KGK 371-373). Melalui pendekatan Problem Based Learning dan Contextual Teaching and Learning, peserta didik mengkritisi budaya patriarki di lingkungan sekitar serta merancang slogan atau poster kampanye kesetaraan sebagai aksi nyata.
RPM 3 Keluhuran Manusia sebagai Citra Allah (Bab 1.C 3 Pertemuan 9 JP)
Peserta didik mendalami martabat luhur manusia sebagai citra Allah (Mzm. 8:1-10; KGK 357-360) melalui kisah persaudaraan lintas iman Santo Fransiskus Asisi dan Sultan Malek Al-Kamil. Model Problem Based Learning digunakan untuk menganalisis kasus pelanggaran martabat manusia di sekitar peserta didik, menumbuhkan sikap menghargai sesama tanpa membedakan suku, agama, dan golongan.
BAB 2 Manusia sebagai Makhluk Otonom
RPM 4 Suara Hati (Bab 2.A 2 Pertemuan 4 JP)
Materi ini mengupas suara hati sebagai "sanggar suci" tempat Allah bersabda dalam diri manusia (Rm. 2:14-16; Gaudium et Spes 16; KGK 1778-1779). Peserta didik berlatih menganalisis dilema moral kontekstual menggunakan tiga fungsi suara hati (indeks, iudex, vindex), lalu menyusun motto dan doa pribadi sebagai wujud komitmen kejujuran.
RPM 5 Bersikap Kritis dan Bertanggung Jawab terhadap Media Massa (Bab 2.B 3 Pertemuan 9 JP)
Topik ini melatih literasi digital dan sikap kritis peserta didik dalam menghadapi berita hoax, dilandasi refleksi atas Markus 2:23-28 dan dokumen Gereja Inter Mirifica. Perpaduan teknik Jigsaw, Problem Based Learning, dan Project Based Learning mengantar peserta didik merancang dan mempublikasikan proyek poster kampanye "Stop Berita Hoax".
RPM 6 Bersikap Kritis terhadap Ideologi dan Gaya Hidup (Bab 2.C 3 Pertemuan 6 JP)
Peserta didik mengenali berbagai ideologi dan gaya hidup yang berkembang di media sosial, kemudian meneladani sikap teguh iman Yesus saat menghadapi godaan Iblis di padang gurun (Luk. 4:1-13). Pembelajaran menghasilkan proyek doa dan slogan kritis terhadap gaya hidup hedonis, konsumtif, dan individualistis, yang dipublikasikan di lingkungan sekolah.
BAB 3 Sumber-Sumber untuk Mengenal Yesus Kristus
RPM 7 Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru (Bab 3.A 3 Pertemuan 9 JP)
Peserta didik menelusuri struktur, sejarah pembentukan, dan proses kanonisasi Kitab Suci melalui teknik Jigsaw dan Group Investigation. Pembelajaran ini mendorong terbentuknya kebiasaan (habitus) membaca dan merenungkan Kitab Suci, ditutup dengan karya kreatif berupa slogan ajakan mencintai Kitab Suci.
RPM 8 Tradisi Suci sebagai Sumber untuk Mengenal Yesus (Bab 3.B 2 Pertemuan 4 JP)
Materi ini mengenalkan Tradisi Suci sebagai sumber iman kedua yang menghidupkan Gereja (Yoh. 21:24-25; KGK 78; Dei Verbum 8 dan 21). Melalui kisah kenduri lintas agama di Gereja Ganjuran dan penelusuran tradisi lokal Maluku, peserta didik memahami kesatuan Kitab Suci dan Tradisi Suci sekaligus belajar menghargai keberagaman.
RPM 9 Magisterium Gereja sebagai Sumber untuk Mengenal Yesus Kristus (Bab 3.C 2 Pertemuan 4 JP)
Topik penutup semester ini menjelaskan wewenang mengajar Gereja (Magisterium) yang dipercayakan kepada Paus dan para Uskup (Luk. 6:12-16; Yoh. 21:15-19; Mat. 16:13-20; KGK 85, 87, 88, 100) melalui teknik Jigsaw. Konteks otoritas adat lokal Maluku digunakan sebagai jembatan analogi untuk memahami otoritas mengajar Gereja secara kontekstual.
Unduh Berkas RPM
Kesembilan berkas RPM telah disiapkan dalam format PDF dan siap untuk diunduh serta digunakan sebagai pedoman mengajar sepanjang semester ganjil. Silakan unduh setiap berkas melalui tautan yang tersedia pada percakapan, sesuai urutan berikut.
RPM 1: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab1A DOWNLOAD
RPM 2: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab1B DOWNLOAD
RPM 3: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab1C DOWNLOAD
RPM 4: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab2A DOWNLOAD
RPM 5: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab2B DOWNLOAD
RPM 6: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab2C DOWNLOAD
RPM 7: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab3A DOWNLOAD
RPM 8: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab3B DOWNLOAD
RPM 9: RPP_Deep_Learning_Agama_Kelas10-Bab3C DOWNLOAD
Disarankan untuk mengunduh dan menyimpan seluruh berkas dalam satu folder digital (misalnya diberi nama "RPM PAKBP Kelas X Semester Ganjil") agar mudah diakses dan diarsipkan bersama dokumen administrasi pembelajaran lain.
Catatan Akhir
RPM ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, sarana-prasarana, serta kalender akademik satuan pendidikan masing-masing, tanpa mengubah esensi tujuan pembelajaran dan dimensi Profil Lulusan yang hendak dicapai.
Guru dianjurkan membaca bagian Identifikasi Peserta Didik pada setiap RPM sebelum mengajar, agar strategi pengelompokan dan kedalaman materi dapat disesuaikan dengan kesiapan belajar peserta didik di kelas yang sesungguhnya.
Instrumen asesmen (diagnostik, formatif, sumatif) beserta rubrik penilaian pada setiap RPM dapat diadaptasi ke dalam Google Form, Quizizz, atau format cetak sesuai ketersediaan sarana digital di sekolah.
Keterlibatan orang tua, paroki, dan komunitas sekitar sebagaimana tercantum pada bagian Kemitraan Pembelajaran hendaknya terus diupayakan agar penghayatan iman peserta didik berlanjut di luar kelas.
Dokumentasi hasil karya, refleksi, dan portofolio peserta didik dari kesembilan topik ini dapat dihimpun sebagai bahan evaluasi capaian pembelajaran serta laporan perkembangan iman peserta didik pada akhir semester.
Semoga rangkaian RPM ini membantu mewujudkan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik kelas X.

Posting Komentar untuk "Download Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) Agama Katolik Kelas 10 Semester Ganjil Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap"